Oleh: uun nurcahyanti | November 25, 2011

S’TORY 2 : AKHIR SEBUAH CERITA


Story adalah sebuah kosakata Bahasa Inggris yang bermakna cerita dalam Bahasa Indonesia. Nama S’tory kami pilih sebagai nama asrama pertama SMART International Language College yaitu asrama Speaking karena filosofi ini yang secara ‘kebetulan’ pas bersanding dengan singkatannya yaitu SMART’s Dormitory. Dan jadilah asrama pertama itu bernama S’TORY, sebuah cerita sebuah tapak sejarah bisa tercipta oleh apa saja dan siapa saja dengan kondisi yang seperti apa saja dan seminimal apapun. Hal yang terpenting dalam menorekan sejarah dan melukiskan cerita adalah berjalan, melangkahkan tapak kaki pertama yang nantinya dilanjutkan oleh langkah-langkah berikutnya sehingga rajutan cerita tercipta, sebuah sejarah tertorehkan, meski dengan alas kaki yang seperti apapun, sesederhana apapun. Sehingga lambang yang dipakai sebagai ikon S’TORY adalah sandal jepit. Ya, hanya sandal jepit! Sebuah benda sederhana yang identik dengan rakyat kecil dan kamar mandi serta kakus.

Hari kita seringkali diawali dengan alas kaki sederhana yang bernama sandal jepit ini. Saat kita membuka mata dan perlu untuk sekedar membuang hajat atau mengambil air wudhu maka alas kaki sederhana inilah yang acapkali menemani kita mengawali sejarah hidup kita pada hari yang masih bermatahari itu. Bagi kebanyakan rakyat kecil, bahkan, sandal jepit adalah alas kaki yang mereka gunakan untuk mengawal eksistensi hidup mereka dalam hampir semua peristiwa dan jejak kehidupan mereka. Mulai dari menggeliatnya mata hingga mereka runtuh dalam dekap lelap. Sandal jepit adalah eksistensi dan hakekat hidup dari perjalanan nafas mereka. Semakna dengan pena dalam komunitas intelektual. Bedanya , pena mewakili buah pikir dan kecemerlangan penggalian kesemestaan seorang pemikir dan selanjutnya tertuang dalam tinta ilmu pengetahuan dalam bentuk aksara-aksara sebagai bukti eksistensi dirinya, sandal jepit adalah sebuah alat yang merepresentasikan teman seperjuangan nan setia dan tak pernah mengeluh, yang memondasi jejak langkah dan sejarah hidup yang hendak dan tengah tertorehkan. Sandal jepit hanyalah alas kaki sederhana, namun siapa yang ditemaninya adalah tak penting karena setiap individu itu hebat dan mereka adalah pencipta tapak sejarah.

Demikian sejarah dan filosofi sebuah asrama sederhana yang menjadi mimpi SMART enam tahun yang lalu dan saat ini langkah kecil dan mimpi yang sederhana itu telah menuliskan tinta sejarah dengan caranya. Ada cerita suka maupun duka yang menemani perjalanannya Ada beribu kepala yang telah menorehkan jutaan kata dan kebermaknaannya.Ada ratusan tradisi yang telah menganyamkan arti dan mengakarkan kesemestaan, pada institusi, pengampu, atau pun teman-teman siswa yang sempat merenangi danau kecil ini, dan sekarang telah kembali mengalir entah di lautan-lautan kehidupan sebelah mana.

Setiap S’TORY memiliki cerita, mengalami pasang surutnya masing-masing. Bagai rumput yang kadang sedemikian keras terinjak roda zaman sehingga tercerabut bahkan layu. Namun saat musim hujan tiba maka akar-akar itu menumbuhkan lagi rumput-rumput baru, menyemai, bersamaan dengan kesukariaan sang sumber kehidupan yaitu tetes air hujan. Hujan sendiri adalah peristiwa yang semakna dengan lautan tetes ilmu yang seakan tercurah dan turun dari langit yang pada akhirnya akan mengalir dan berkumpul membentuk samudra yang maha luas dan dalam nantinya. Demikian juga dengan sejarah kehidupan setiap S’tory.

Saat ini, kembali S’tory menatahkan cerita kehidupannya. Adalah S’tory 2 yang terlahir sejak Februari 2006. Awalnya S’tory ini adalah nama untuk S’tory cowok pertama milik SMART ILC yang saat itu dibidani oleh Mr. Muhammad Yusuf alias Mr. Lukas. Dalam perjalanannya, S’tory ini sangat rentan masalah dan selalu hampir terpatahkan eksistensinya. Pada awal 2010, nama S’tory 2 yang semula nama untuk asrama cowok di alihkan untuk nama asrama cewek. Banyak kisah perjuangan tertanam di asrama ini sejak dialihnamakan, seakan bangkit untuk memberi bukti dan menggeliatkan jejak sejarah barunya. Banyak tim junior yang tertempa kematangannya di ruang hidup penuh cerita ini.

Beberapa waktu terakhir ini banyak badai intern yang menghantam S’tory 2. Begitu dahsyatnya badai tersebut hingga menyesaki rongga-rongga kehidupannya, dan menipiskan ke-eksistensian-nya. Persahabatan dan ikatan tali kekeluargaan yang sampai detik ini menjadi pondasi utama segala nafas kehidupan SMART ataupun S’tory terasa diabaikan dan diluluh-lantakkan oleh kepentingan-kepentingan domestik dan ke-ego-an yang bersifat sesaat dan sangat individual.
Sebegitu parahnya kondisi ini hingga internal S’tory 2 tidak jua mampu menyelesaikan masalahnya sendiri atas nama kebaikan, persahabatan, kebersamaan dan kegairahan belajar. Ikatan kekeluargaan yang mulia dan sangat dijunjung tinggi oleh segenap keluarga SMART dan S’tory seakan dinisbikan dan dianggap sepi tanpa rasa. Dan akhirnya dengan berat hati, minggu ini menjadi minggu terakhir bagi nafas Spartan dan heroisme perjalanan nama S’tory 2.
Sabtu, 26 November 2011, adalah batas akhir yang saya, selaku pemangku tanggung jawab SMART ILC, berikan bagi S’tory 2 untuk menyelesaikan permasalahan intern-nya. Dan bila hingga batas waktu itu tidak ada itikad baik dari orang-orang yang memang tersandung masalah dalam ruang lingkup S’tory 2, maka sejarah S’tory 2 akan berhenti melukisi dinding-dinding sejarah perjalanan SMART ILC, anggota dan juga para pengampunya.

Sebuah keputusan yang sangat berat dan sangat pahit. Bagaimanapun, saya pribadi adalah salah satu orang yang terlibat dalam membidani kelahiran S’tory 2 dan ikut bahu membahu bersama banyak rekan dalam mengawal perjalanan penuh luka yang dijalani oleh S’tory ini. Namun, sebagai pimpinan lembaga, saya pun harus konsisten dan konsekuen dengan kebijakan yang telah ditetapkan meskipun itu menyakitkan. Bagaimanapun, segala hal adalah pelajaran berharga dari Pemilik Segala Ilmu. Tidak aka nada segala hal pun yang terlepas dari hikmah, dan semoga lara ini menjadi obat yang meskipun pahit tapi menyembuhkan. Bahwa tanpa kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan kebesaran jiwa untuk memperbaiki kesalahan diri akan membawa akibat besar pada perjalanan komunitas. Mengakui kesalahan mungkin akan membuat kita malu dan sesaat merasa tak berarti, namun bersikukuh untuk mempertahankan harga diri dan gengsi bahkan kesombongan secara congkak bisa menghentikan keceriaan dan bahkan menghentikan sebuah laju sejarah!

Semoga kiprah yang telah ditorehkan oleh seluruh penganyam jejak sejarah S’tory 2 menjadi cerita hebat yang tak lelah tertuturkan…

Pare, 19 November 2011


Responses

  1. saya ikut prihatin dengan ditutupnya Story 2, semoga kejadian seperti ini tidak akan terjadi pada story yang lain. Keep fighting! : )

    • Amiiin…makasih atas segala perhatiannya…

  2. tak akan pernah lelah tertuturkan..


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: