Oleh: uun nurcahyanti | Agustus 16, 2011

Catatan Seorang Zainal Arifin (3)


Mutiara Hikmah Sang Musafir

Tentang Rasa

Anugerah terbesar yang diberikan tuhan pada manusia
Adalah tutur bahasa yang santun dan kejujuran
Dengan bahasa, Hati yang sekeras baja bisa menjadi kapas yang lembut
Kebiasaan yang buruk bisa menjadi kebaikan untuk sesama
Dengan kejujuran, Musibah bisa menjadi berkah
Perceraian, menjadi persatuan
Dan perpisahan menjadi pertemuan.

Tulus

Beritahu aku tentang perasaan yang menggugah jiwa
Yang sanggup menentramkan hati-hati yang gundah
Membuat yang jauh menjadi yang dekat
Menjadikan penyakit sebagai obat
Maka aku akan mengabadikan sisa-sisa hidupQ
Untuk memuliakanmu

Cinta

Menahan perasaan untuk mencintai
Adalah kebodohan terbesar manusia
Cinta…. adalah untuk dinikmati
Karena kita tidak tahu kapan dia akan singgah lagi

Harapan

Ketika takdir menjadi tumpuan akhir sebuah usaha
Dan disaat ridha tuhan menjadi tujuan
Maka usaha manusiawi melalui akal budi akan berbuah manis
Bukan karena hasilnya
Tapi karena kerelaan hati
Untuk menerima segala ketentuan yang telah tergariskan
Tentunya dengan segala usaha yang baik
Maka hasilnya pun akan baik

Cinta

Cinta seperti bumi yang selalu setia
Menambahkan benih dalam perutnya
Hujan menjadi kesegaran,
Siang adalah kesehatan di malam adalah ketenteraman
Itulah keindahan cinta semesta.
Namun, cinta kadang seperti peri menakutkan
Sekaligus dirindukan
Menakutkan bagi orang yang selalu ingin memiliki
Dan tak siap kehilangan.
Dirindu bagi orang yang selalu berimaji indah tentang masa depan
Maka berikan kecupan bibir karena cinta bukan kepemilikan
Itulah kado yang paling berharga di dunia
Sehingga peri cinta tak lagi menakutkan.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: