Oleh: uun nurcahyanti | Agustus 14, 2011

Diary Placement Test ( 2 )


Kejadian-kejadian Lucu Seputar Placement Test
by : Ni’matul Jannah

Hai Smart mania !!
Sejak kapan ada istilah Smart mania begitu yah ??
Kali ini saya ingin memberi salam super semangat untuk para aktivis Placement Test yang selalu setia berada di channel penjaringan kami. Baik yang masih mati-matian berjuang untuk bisa lolos ataupun yang sudah menyandang status alumni.
Well, bagi yang sudah tidak menjejakkan kaki di bumi bebas ekspresi yang ada di Smart, tidak usah sedih. Ada sedikit hiburan untuk para alumni dengan menyetel ulang memory kita pada kisah lalu-lalu yang sepertinya masih lekat dalam kenangan teman-teman. Kejadian-kejadian berkesan tersebut diantaranya adapun ;
1. Pemanggilan peserta Placement Tes (PT).
Entah Mr. Anam, Mr. Mentu, Mr. Hendru ataupun siapa saja yang kala itu tengah bertugas memanggil peserta memasukiian ruangan, maka kalimat pemanggilan yang diucapkannya adalah ;
“ bagi semua peserta placement Test Remidial, silahkan memasuki ruangan !!”
Lalu beberapa dari mereka akan tertawa, tersindir ataupun complain menanggapi kalimat pemanggilan tadi.
Kenapa demikian ?? karena kami sudah terbiasa melihat para peserta Placement Test yang ujung-ujungnya muncul lagi dalam Placement Test Remidial atau tes ulang yang diadakan untuk para peserta yang belum berhasil lolos. Bukan begitu, bukan ??
Jangan dianggap kami meremehkan (meskipun memang sedikit meremehkan hahaha) itu hanyalah satu dari sekian banyak gurauan seorang tutor kepada para anak didik yang ada di Smart. Tentu saja bukan untuk mendoakan agar tidak lulus sehingga peserta PT tetap ramai, terkadang kita pun memiliki cara yang berbeda untuk memberi semangat kepada orang lain. Dan jika teman-teman tidak terima atas kalimat pemanggilan diatas tadi, maka buktikanlah kalau teman-teman tidak akan menjadi peserta Placement Test Remidial. Yang artinya teman-teman harus berhasil lolos (bukannya telat mendaftar PTS yah )
2. Pembacaan Tata Tertib Placement Test
Bagi yang sudah pernah mengikuti PT, pasti teman-teman juga ingat kejadian ini. Pembacaan tata tertib PT oleh Mr. Kaka ataupun Mr. Sayfi’i. Saat memasuki poin pelanggaran, maka akan ada kalimat tambahan yang sampai sudah bisa dihafal oleh teman-teman peserta. Peserta dianggap gugur apabila ;
a. Membawa catatan dalam bentuk apapun.
“Nah, bagi teman-teman yang masih membawa catatan silahkan dikumpulkan kedepan. Certain DV, certain adjective, progressive non progressive, catatan surat kepada pacar, catatan hutang, kwitansi bayar listrik, laundry, apapun yang berupa catatan silahkan dikumpulkan. Kalau sampai kami nanti menemukan catatan lain disekitar bangku teman-teman maka, silahkan, pintunya ada di depan (yang artinya teman-teman langsung dianggap gugur dan dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan).” (padahal sekarang pintunya lagi rusak)
b. Bertanya atau merespon kepada peserta lain.
“Kalau nanti ketika mengerjakan soal teman-teman menemukan kesulitan, jangan ditanyakan kepada teman di samping anda. Saya yakin semua peserta PT yang ada disini sedang pusing dengan lembar soalnya masing-masing. Boro-boro bantuin soal temannya, soal sendiri aja masih gak tahu apa yang mesti dijawab . Silahkan bertanya kepada kami yang menjaga. Di belakang ada Mr. Kunyit dan didepan ada Ms. Rena.”
c. Mengaktifkan HP dan atau alat elektronik lain.
“Yang Hpnya masih aktif, silahkan segera di non-aktifkan. Cek di saku atau di tas di depan. Jangan di silent yah, di non-aktifkan. Disini ada dua penjaga yang sinyal towernya kuat, kalau masih ada yang Hpnya aktif nanti alarm mereka berbunyi. Nah, ingat juga alarm di HP teman-teman, mungkin alarm shalat subuh (padahal saat itu sudah hampir jam tujuh) atau alarm shalat tahajud, shalat dhuha, pokoknya dimatikan dulu. Termasuk alat elektronik lain, yang cewe-cewe nih, yang masih ada MP3/MP4 yang nyelip di balik kerudung, silahkan dikumpulkan didepan. Yang bawa kulkas, magic jar, pokoknya alat elektronik, dikumpulkan semuanya !!” (habis itu kita jual buat gaji pengawas ujian, hahaha).
d. Tidak mencantumkan kode soal dan atau nomor peserta.
“Silahkan dibuka lembar soalnya. Disitu ada kode soal yang tertera pada masing-masing lembar soal teman-teman, dan berikut ada lembar jawaban. Silahkan ditulis kode soal dan nomor peserta, bukan nama peserta, inget yah, bukan nama peserta. Seberapapun nyeninya nama teman-teman, kami tidak akan terpukau. Cukup tuliskan saja nomor pesertanya. Kalau sudah, silahkan ditutup kembali. Jangan buru-buru membaca soal, nanti teman-teman keburu pingsan lagi. Baru lihat soal udah muter-muter kepalanya.”
Yah, kurang lebih begitulah kalimat andalan yang sering diucapkan oleh pembaca peraturan. Sebenarnya msih ada beberapa lagi yang tidak tertulis disini. Kalau teman-teman ingin melihat lebuh jauh, kunjungi website kami di http://www.carisampaiketemu.com
3. Seputar tim PT.
Bagian ini sudah tidak melibatkan peserta lagi. Namun terjadi diantara teman-teman tim PT. Kejadian-kejadian lucu yang belum tentu semua peserta PT mengetahui. Tanpa meminta ijin kepada pelaku sejarah, saya menceritakan ini.
Waktu itu adalah Placement Test periode 10, bulan tepatnya saya lupa. Bersama Mr. Kaka, Ms. Rena bertugas menjaga ruangan. Peserta sudah berkumpul didalam ruangan. Menunggu pembukaan dan pembacaan tata tertib seperti yang diceritakan diatas tadi. Mr. Kaka yang pada briefing sebelumnya telah mendapat tugas dari Ms. Rena selaku ketua PT kali ini untuk membuka pelaksanaan PT dan sekaligus membaca tata tertibnya, entah bercanda atau sekedar basa-basi berkata kepada Ms. Rena. “buka, Ren.” Katanya. Maksudnya adalah agar Ms. Rena membuka pelaksanaan PT pada pagi itu. Namun dengan lugunya ia berjalan ke arah pintu depan. Sementara Mr. Kaka melihatnya dengan pandangan tidak paham.
Tak lama kemudian, seperti dalam adegan putri kerajaan yang membuka jendela kamar tidurnya untuk melihat matahari pagi, Ms. Rena membuka pintu yang dari tadi sudah ditutup. Spontan saja Mr. Kaka terpingkal-pingkal. Maksud hati membuka acara, apa daya pintunya yang malah dibuka. Disusul dengan suara tawa peserta PT sekaligus pelaku komedi tadi. Esok harinya, cerita tersebut sudah beredar di kalangan tim yang semuanya ikut tertawa mengetahui kegeblekan yang terjadi kemarin.

Cerita yang lain, terjadi pada saat PTS yang diketuai oleh Mr. Sukri. Kala itu, terdapat Mr. Hendru yang baru bergabung dengan dunia Placement Test, sehingga ia masih menempati posisi sebagai seorang tim bunglon (sebutan untuk tim baru yang selalu ikut dalam PT/S untuk mempelajari pos-pos yang ada dalam PT).
Berawal dari perintah Mr. Sukri kepada Mr. Hendru yang masih lugu untuk bertugas menjaga keterlambatan bagi para peserta PTS malam itu. Mr. Hendru yang masih belum punya banyak jam terbang menuruti saja perintah ketuanya. Ia pun menunggu diluar, kalau saja ada peserta yang terlambat hadir.
Dalam Placement Test, terdapat pos menjaga keterlambatan. Ini diperuntukkan bagi peserta yang telat hadir, sehingga mereka mendapat tanda tangan penjaga untuk mengikuti PTS di lain hari. Sementara itu, dalam PTS tentu saja sudah tidak ada lagi pos tersebut. Karena kami tidak menyediakan PTS susulan, atau tes susulan untuk peserta tes susulan. Walhasil, mari kita lihat nasib Mr. Hendru yang masih menunggu peserta yang terlambat. Wekekekek, kasiaaan..
Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya Mr. Hendru mulai menyadari keanehan yang terjadi padanya. Dirasa semakin gelisah, ia pun hendak masuk kedalam, lalu datanglah Mr. Kaka, sang ketua divisi PT.
“Ndru, ngapain kamu diluar ?” tanyanya heran.
“jaga keterlambatan, Mr.” Jawabnya polos.
Mr. Kaka lagi-lagi langsung tertawa, “disuruh siapa kamu jaga telat ?”
“Mr. Sukri.”
“duuh lee, ngapain jaga telat. Ini kan PTS. Anak telat ya sudah, kan gak ada yang perlu ditanda tangani.” Jelasnya, lalu menggiring Mr. Hendru memasuki ruangan.
Sementara itu didalam ruangan, terdapat Mr. Sukri yang menyambut kedatangan kedua tim tersebut dengan senyum tanpa dosa. (memang masih belum sadar kalau waktu itu dia salah perintah)

Masih ada satu lagi, pelaku komedi adalah saya sendiri. (hehe). Memang beberapa tim Smart ada yang masih berjuang dalam PT untuk berhasil naik ke level selanjutnya. Saat itu, terdapat Mr. Joko yang sedang membantu pengoreksian hasil kerja teman-teman peserta. Karena ia sedang menempuh PT menuju Med Class, maka ia tidak diijinkan menyentuh pekerjaan untuk wilayah Med Class dan kakak tingkatnya. Ketika saya membaca hasil kerja teman-teman yang sudah ditulis lengkap pada kertas absensi, saya bergumam cukup keras,
“ yaah, peserta Med Class gak ada yang lolos yah..”
Selesai menggumam, saya masih juga belum sadar apa yang baru saja tadi saya katakan. Hingga Mr. Syafi’i melempar tutup spidol ke arah saya pun, saya masih loading, tak juga paham maksudnya. Baru setelah Mr. Joko mendehem beberapa kali sambil senyum-senyum melirik kearah saya, tawa saya langsung pecah.
“dasar tanteeeeee !!!” teriak Mr. Syafi’i
“wong tuweeekk…” Mr. Hendru ikut ambil alih, disusul pula komentar teman-teman lain yang ketika itu berada di ruangan.
“iya, saya tau kok Ma, kemampuan saya.” Ucap Mr. Joko dengan wajah yang dibuat sedih.
“maap, keceplosaaan..” sahutku sedikit cengengesan.
Selama belum masuk pada jam konseling, semua nilai peserta PT dan hasil lulus atau tidaknya peserta harus dirahasiakan. Termasuk kepada tim Smart sendiri yang masih menempuh usaha di jalur PT. Terkecuali pada kejadian tak direncanakan diatas tadi.
******************
Kesimpulan dari poin nomor 3 ini adalah, bahwa semua kejadian lucu wal geblek diatas bermula dari kejeniusan ketuanya. Lihat saja, dari Ms. Rena, Mr. Sukri, hingga saya sendiri, kami semua adalah ketua PT dan PTS kala itu.
Bagi teman-teman yang masih menganggap bahwa tim Smart adalah orang-orang hebat (PD, siapa pula yang menganggap begitu yah ??) jangan salah, kami juga sering melakukan hal-hal bodoh dan konyol yang terjadi dalam zona kami. Teman-teman aja yang gak tau, hehehe, rahasia perusahaan.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: