Oleh: uun nurcahyanti | Agustus 6, 2011

Menulis Rindu


Perpisahan adalah tentang amanah
Yang harus utuh tanpa secuil khianat

Bila ku rindu,
Ku kan menulis, meronai peraduan kita
Dengan ayat-ayat semesta

Bila ku merasa matahari berhenti menyinari,
Ku akan melukiskan rangkaian alfabet
Menggantungkannya pada sisi dinding batu kita

Bila hanya mendung yang terasa menggelayut…
Ku kan mengambil pena dan menulis,
Menyulam benang-benang kehidupan,
Memintalnya menjadi bed cover
Ranjang ide kamar pengantin kita…

Bila rindu mendera ufuk nurani
Merendam seluruh isi hati,
Ku kan menuliskan banyak kisah
Melulu tentang kehidupan
Yang terhiasi berjuta amanahmu…

Saat mata brahmanamu kembali
Ku telah lahirkan begawan titisanmu.

Pare, 3 Agustus 2011


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: