Oleh: uun nurcahyanti | Juli 27, 2011

Kata-kata Yang Bergema


Seringkali ku bertanya
Adakah sahabat sejati itu…

Kala eksistensi dirimu mulai tertancap erat
Kala posisi mulai mengusap langitmu…
Kala jabatan mulai menyita waktumu

Kala itu teman sejati tak segera muncul lagi..
Segalanya tiba-tiba terasa semu
Yang datang hanya penghormatan
Dan keformalan semata…

Tak ada yang menuang ketulusan
Seperti dulu saat sering kelaparan..

Ku rindu orang yang bertanya sederhana saja:
Sudah makan belum Miss
Bukan untuk berbasa-basi
Karena memang dari dasar hatinya..

Kau sosok serupa elang,
Berkata padaku siang itu:
Miss..sudah makan belum, Miss?

Suaramu nan lirih dan menekan..
Bagai buluh perindu
Membelai telingaku

Ku tatap wajah hebat itu…
Ku terpesona pada untaian perhatian itu,
Namun wajah itu semakin temaram..

Di ufuk barat langit jingga
Bersemburat indah,
Sosoknya memudar berganti siluet hitam
Abu-abu..

Ternyata hanya kata-kata yang bergema..
Indah tapi tak nyata…

7 Juli 2011


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: